MALAM SEBELUM PAGI
seperti sebelum hari ini malam atau ketika sudah pagi nyanyian yang terniang dikedua telinga belum berani berhenti ketakutan itu membebani yang tak punya nyali mempertanyakan sesuatu yang tak bisa kujelaskan sendiri aku butuh penuntun jika sudah sedalam ini buih kesalahan kesakitan ditiap malam yang enggan disalahkan penyakit untuk tidak berbaikan sesakit ketika tak didengarkan penyebab sakit yang penyakitan padangan yang tak pernah lagi lurus pengorbanan demi pengorbanan yang tak ku artikan tulus sejenak kebaikan hanya berubah pupus secangkir kopi dimalam menuju pagi berpikir untuk mahir dan tak terulang lagi biarkan yang telah terjadi menjadi bukti diri bahwa yang terakhir tersenyum akan menelan nyeri ketika senyuman itu memmudar baru tersadar bahwa ada sesuatu yang tak benar walau semula hanya sebuah nalar. kembali meyakinkan diri tentang siapa ini diri. jelas aku tak mau terbagi berbagi pada sarsan yang tak paham tentang se...