TAK BERMAKNA

Specuk bunga sepasang cincin
Seratus kata untuk hatimu yang telah dingin.

Mendamba pada mu Urung terucap
Lalai menghitung sayup dalam lelap
Sukar bertanya bisu kau ucap.

Namun...

Terlihat senyum-senyum sesat melambai
Tak menanam namun coba menuai
Keras tak ternilai kalau memiliki permata dalam semua andai.

Kini tampak ia berjalan sembari mengguai andai saja perahu itu telah sampai pada pelabuhan mungkin muatan tak harus terbengkalai , atau andai saja pelabuhannya tak sejuk dan ramai, atu aku dan kau yang seharusnya tak berandai-andai.

Kiniiiii

Telah larut garam dalam hujan, panas bara sesak di badan, lelap pemuda dalam lamunan,

Sadar kadang makna jauh dari sempurna, lupa jika kau juga melihat ku berlaga
Maka biarlah kau yang menilai surga apa yang telah kau hirup di dunia?


Comments

Popular posts from this blog

UNTUK YANG TELAH IKUT BERPISAH

JATUH DILUBANG BARU

PADA JAYA