BATU NISAN KU

Teriakan, 
sesekali terdengar raugan kecil dari sudut taman 
gerimis membangkitkan suasana persis pemakaman
tak ada yang menduga anak itu terasing sendiri dari keramaian
dihampiri, iya seingatku perempuan itulah yang paling tau
dengan ramah diserahkanya sepotong roti dan seteguk air
wajah anak itu kembali meratap tanpa tau siapa  ini perempuan 
dalam hati yang sembilu, campur aduk sedih dan haru 
mulutnya kelut tak tau harus mengadu
tangannya terikat oleh belengu rasa bersalah memabatu

Dimana semua yang tau ?
dimana manusia-manusia jalang itu  saat sembilu ?
dimana kawan yang mau cari tau ?
dimana omongan yang selama ini hendak membantu ?

anak itu menyeret tangannya sendiri, membahui kakinya sendiri.
memotong-motong zanahnya sendiri
ia hempaskan   gumpalan daging itu pada lubang yang kosong tanpa haru
tertutup dengan kerikil dan setumpuk batu
tertulis dalam nisan

"kematian ku karana tidak ada yang mau cari tau aku"




Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

UNTUK YANG TELAH IKUT BERPISAH

JATUH DILUBANG BARU

PADA JAYA